Sejarah Paintball

Paintball

Sejarah Paintball pertama kali dimainkan sebagai simulasi peperangan adalah pada tahun 1981. Charles Gaines dan Bob Gurnsey bermain perang-perangan paintball bersama 12 teman-temannya di lapangan luas berukuran lebih dari 100 hektar di Newhapmshire. Namun saat itu mereka belum menggunakan perlengkapan keselamatan seperti pelindung wajah dan yang lainnya seperti sekarang ini.

Cikal bakal permainan perang-perangan paintball sendiri muncul di Amerika pada tahun 1970. James Hale dari Daisy Manufacturing menciptakan alat untuk melontarkan cat (paintball) untuk menandai (marking) ternak sapi yang akan diambil dari kawanan dan pohon yang akan ditebang. Di kala senggang, dengan improvisasi mereka bermain perang-perangan dengan alat ini.

Tak butuh waktu lama, setelah pada tahun 1981 perang-perangan (wargame) paintball dimainkan untuk pertama kalinya, setahun kemudian di tahun 1982 Kompetisi Nasional Paintball pertama dimainkan. Pada tahun 1984 pertama kali lapangan paintball dalam ruangan (indoor) mulai dibuat. Dan pada tahun 1986 publikasi nasional paintball dilakukan.

Saat itu legalitas senjata paintball mulai dipertanyakan. Hingga akhirnya pada tahun 1988 oleh pemerintah setempat dinyatakan bahwa senjata paintball bukanlah senjata api, setelah diadakan uji coba di lapangan tembak milik kepolisian serta disaksikan oleh hakin pengadilan. Dan untuk membedakannya dengan senjata api, secara International senjata paintball disebut sebagai “marker”.

Pada tahun 1992 turnamen nasional paintball yang pertama diadakan di negara-negara bagian Amerika Serikat dengan berdirinya NPPL (National Professional Paintball League). Dan paintball yang semula dikenal sebagai sarana rekreasi pun selanjutnya masuk kategori olahraga. Dan tahun 1996 kompetisi nasional paintball pertama kali disiarkan televisi (ESPN). Pengakuan paintball sebagai olahraga semakin sah pada tahun 1999 saat SGMA (Sporting Goods Manufacturers Association) memberikan pengakuan bahwa paintball adalah kegiatan olahraga. Perkembangan yang pesat kegiatan paintball pun mencatat bahwa pada tahun 2010 paintball telah dimainkan oleh 15 juta orang setiap tahun di Amerika saja.

Karakter paintball yang semula kegiatan rekreasi menjadi kegiatan olahraga menyebabkan ciri militer yang semula melekat pada kegiatan paintball menjadi luntur. Paintball yang semula identik dengan army look dengan baju loreng-loreng dan hanya dimainkan oleh pria maskulin berbadan kekar, kini telah bergeser siapa saja dapat memainkannya. Bahkan para remaja putri bahkan ibu rumah tangga pun gemar berperang-perangan paintball. Paintball sudah sejajar dengan olahraga lainnya seperti sepakbola dan bola basket.

Paintball

Karena makin kepopuleran paintball yang makin meroket ini maka faktor keselamatan pun makin diperhatikan. Sebuah penelitian bahkan menempatkan paintball sebagai olahraga ekstrim (extrem sport) nomor ke-3 setalah skatebord dan wall climbing.

Paintball di Indonesia

Menurut keterangan Asosiasi Paintball Indonesia, paintball dibuka pertama kali di Indonesia yakni di Bali sebagai sarana rekreasi. Tak lama kemudian tepatnya di tahun 1996, Brigade 3234 memperkenalkan paintball ke pulau Jawa dengan membuka lokasi di Gunung Putri, Bogor. Setelah itu muncul beberapa paintball antara lain:
– Patriot Paintball di Alam Sutera, Serpong, Tangerang
– Commando Patriot di Bandung, Jawa Barat
– Paintball Bali di Bali
– Stage Paintball di Medan, Sumatera Utara

Dan kini Paintball sudah berkembang hingga ke Kalimantan dan Sulawesi.

Harga Paintball

Incoming search terms:

  • sejarah paintball
  • perkembangan olahraga outbound
  • alat prlemgkpan sport equiqment dlam paint ball
  • kesimpulan makalah paintball
  • kesimpulan makalah permainan paintball
  • sejarah paint ball
  • sejarah permainan paintball

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *