Menaklukan Jeram Sungai Citarik Sukabumi

Rafting Citarik

Musim hujan telah tiba. Selain hujan-hujanan di depan rumah mengenang masa kanak-kanak kita dulu, ada satu kegiatan seru yang dapat kita lakukan di musim penghujan seperti ini. Apalagi kalau bukan arung jeram aka rafting. Dan pilihan saya kali ini adalah Sungai Citarik Sukabumi. Kenapa Sungai Citarik? Rafting di Sukabumi yang terkenal adalah Sungai Citarik dan Sungai Citatih. Hari itu (Minggu, 20 Maret 2016) ada 2 tamu saya yang rafting di Citarik. 1 tamu rafting di Sungai Citatih. Kedua sungai ini memiliki tingkat keseruan yang kurang lebih sama. Jadi susah menentukan mana yang terbaik di antara keduanya. Soalnya sama-sama seru! Jadi, saya memilih Citarik hari itu ya karena di sana ada 2 client saya. Sedangkan di Citatih cuma ada 1 tamu, dan sudah ada crew lain yang bertugas di sana. Jadi saya kebagian menemani tamu yang di Citarik. Itu saja sih alasan saya lebih memilih ke Citarik kemaren 🙂

Agar tidak kesiangan terjebak macet, saya berangkat dari Jakarta jam 05.00 pagi. Sedangkan kedua rombongan tamu saya berangkat dari Jakarta sekitar jam 06.00 pagi. Karena saya mampir untuk sarapan terlebih dahulu di kawasan Cikidang, kami tiba di Meeting Point hampir bersamaan, yakni jam 10.30 pagi.

Setelah rehat sejenak sambil menikmati kopi dan berganti baju untuk rafting, Team Leader dari Team Rescue memberikan Safety Brief sekitar 15 menit. Setelah berdoa bersama dan pembagian perahu (ditandai dengan nama River Guide setiap perahu), kami diantar dengan local transport yakni pickup terbuka menuju Start Point. Perjalanan menuju Start Point cukup berat. Berkelak-kelok, menanjak, menurun, tikungan tajam dan bebatuan, menambah keseruan perjalanan ini. Sepertinya, pickup-pickup ini sudah dimodif sedemikian rupa untuk menempuh medan ini.

Tak sampai 30 menit, kami telah tiba di Start Point. Setiap group yang terdiri dari 4-5 orang mencari guide masing-masing. Inilah gunanya mengingat nama guide. Minimal dari teman satu perahu ada yang mengingatnya salah satu. Jika lupa semua akan repot. Alamat kita paling terakhir naik perahu yang masih kosong (cuma guidenya saja maksudnya).

Arus Sungai Citarik sedang bagus-bagusnya. Tidak heran semua peserta menikmati sekali perjalanan 9 km selama kurang lebih 2 jam. Saat bertemu jeram yang besar atau menabrak batu, semua peserta berteriak antara takut dan excited. Beberapa perahu sempat terjebak terhimpit batu. Termasuk perahu saya. Bahkan ada yang sangat susah keluar dari sini. Kegiatan ini sangat memerlukan kekompakan dalam mendayung juga kejelian River Guide dalam memberikan instruksi antara dayung maju, dayung mundur, pindah kiri, pindah kanan, atau pun boom. Beberapa peserta bahkan ada yang jatuh ke sungai. Namun, kesigapan Rescue Team yang sudah berpengalaman menyebabkan peserta tersebut dapat cepat ditolong tanpa mengalami cedera yang berarti.

Sekitar jam 13.30 kami udah mencapai Finish Point dengan penuh rasa puas. Sambil menikmati fresh coconut, semua saling bercerita keseruan kegiatan rafting ini. Tak lama kita diantar kembali menuju Meeting Point dengan local transport yang tadi. Makan siang ala Sunda sudah menanti dan tak butuh waktu lama untuk memindahkannya ke perut kami semua 🙂

Kegiatan rafting di Sungai Citarik dijual bervariasi. Tergantung dari Operator / EO yang Anda pilih. Juga tergantung jarak yang Anda inginkan. Ada 5 km, 6 km, 9 km, 12 km, 13 km, 17 km hingga 24 km. Di tempat kami, harga Rafting Citarik adalah mulai Rp 219 ribu / orang.

Tips Rafting di Citarik maupun di Citatih Sukabumi:

1. Ajak teman-teman. Supaya seru. Lagian biasanya Operator / EO ada syarat minimal untuk order rafting. Rata-rata minimal 10 orang.

2. Istirahat yang cukup. Karena kegiatan ini cukup menguras tenaga dan konsentrasi.

3. Berangkat pagi-pagi sekali. Trip pagi jam 08.00 sudah sampai di lokasi dan trip siang jam 12.00 sampai lokasi. Anggap perjalanan dari Jakarta sekitar 4-5 jam. Jadi trip pagi berangkat dari Jakarta jam 04.00 dan trip siang dari Jakarta setelat-telatnya jam 07.00. Perjalanan ke Sukabumi seringkali macet di beberapa pasar. Untuk keberangkatan dari daerah lain tinggal menyesuaikan saja.

4. Untuk rafting, gunakan pakaian yang ringan. Lengkap dengan sandal gunung. Sepatu sport dan jeans tidak recomend.

5. Bawalah baju ganti! Ini penting sekali. Rafting 100% basah. Kalau tidak membawa baju ganti alamat repot. Jangan lupa bawa pakaian dalam ganti juga 🙂 Ini lebih penting. Sandal gunung, kaos atau celana mungkin kalau lupa bawa ada yang jual di sana. Tapi pakaian dalam? Saya gak janji ya…

6. Bawa perlengkapan mandi terutama handuk dan shampoo sendiri. Kalau perlu sabun cair, sikat gigi dan pasta gigi sekalian. Biasanya di kamar mandi mereka hanya tersedia sabun cair saja.

7. Bawa uang lebih untuk menebus CD Photo. Biasanya CD Photo dan/atau Video di luar paket.

Demikian pengalaman saya rafting di Sungai Citarik Sukabumi. Semoga bermanfaat 🙂 Dan ini adalah Paket Rafting Sungai Citarik Sukabumi yang kami miliki.

Regards,
Eghy
Chief Executive Marketing

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *